Portalandalas.com - Masalah tomat pecah-pecah di pohon kerap menjadi tantangan bagi petani, terutama saat memasuki musim hujan atau ketika cuaca tidak stabil. Kondisi ini terjadi karena tekanan di dalam buah meningkat secara tiba-tiba, sehingga lapisan kulit luar tidak mampu menahannya dan akhirnya mengalami retakan.
Faktor utama penyebabnya adalah ketidakseimbangan kadar air dalam tanah. Saat tanaman mengalami fase kering lalu tiba-tiba mendapat pasokan air berlebih, daging buah tumbuh lebih cepat dibanding kemampuan kulit untuk meregang. Dengan pengaturan penyiraman yang baik serta pemenuhan nutrisi yang seimbang, risiko keretakan buah sebenarnya bisa ditekan secara signifikan.
Berikut rangkuman cara efektif mengatasi tomat pecah-pecah di pohon:
1. Penyiraman Teratur dan Konsisten
Penyiraman yang stabil menjadi langkah paling dasar untuk mencegah perubahan drastis kadar air tanah. Disarankan memberi air dalam jumlah yang relatif sama setiap hari agar jaringan buah tidak mengalami pembengkakan mendadak setelah periode kekeringan.
2. Penggunaan Mulsa Organik
Pemberian mulsa setebal sekitar 5–10 cm di sekitar batang tanaman membantu menjaga suhu tanah tetap stabil dan mempertahankan kelembapan lebih lama. Jerami atau kompos efektif mengurangi penguapan berlebihan yang kerap memicu pecahnya kulit buah.
3. Sistem Drainase yang Optimal
Saluran air yang baik sangat penting, terutama saat curah hujan tinggi, agar akar tidak tergenang. Tanah yang terlalu basah dapat meningkatkan tekanan akar sehingga air terserap berlebihan ke dalam buah dan menyebabkan keretakan.
4. Irigasi Tetes untuk Stabilitas Air
Sistem irigasi tetes menyalurkan air secara perlahan dan langsung ke area perakaran. Cara ini membantu menjaga kestabilan kelembapan tanah dan mencegah lonjakan air yang biasanya terjadi saat penyiraman manual dalam jumlah besar.
5. Pemenuhan Kalsium Secara Rutin
Kalsium berperan penting dalam memperkuat struktur dinding sel kulit buah. Penambahan kapur pertanian atau gipsum dapat meningkatkan elastisitas kulit tomat sehingga lebih tahan terhadap tekanan saat pertumbuhan berlangsung cepat.
6. Pemanenan Sebelum Matang Sempurna
Memetik tomat saat mulai berubah warna (fase breaker) bisa menjadi solusi jika cuaca ekstrem diperkirakan akan terjadi. Buah tetap dapat matang sempurna di dalam ruangan tanpa menurunkan kualitas rasa.
7. Pemilihan Varietas Tahan Pecah
Menggunakan varietas unggul yang memiliki ketahanan terhadap pecah buah merupakan solusi jangka panjang paling efektif. Beberapa jenis tomat memiliki kulit lebih tebal dan lentur, sehingga lebih mampu menahan tekanan dari dalam buah.

