Portalandalas.com - Wortel merupakan salah satu sayuran bergizi yang harganya relatif murah dan mudah ditemukan di Indonesia.
Namun, tak sedikit orang yang hanya menggunakan sebagian wortel, lalu menyisanya hingga akhirnya layu dan membusuk di dalam kulkas. Padahal, jika disimpan dengan teknik yang benar, wortel bisa tetap segar dan renyah dalam waktu lebih lama. Berikut beberapa cara penyimpanan yang bisa diterapkan:
1. Menyimpan wortel utuh
Segera pisahkan dan buang daun hijau setelah membeli wortel. Daun tersebut menyerap kelembapan sehingga mempercepat pembusukan. Jika tidak dibuang, daun juga bisa dimanfaatkan untuk olahan lain seperti pesto.
Hindari mencuci wortel sebelum disimpan. Simpan dalam kondisi kering agar daya tahannya lebih lama. Bungkus dengan tisu kering, lalu masukkan ke dalam wadah atau kantong kedap udara. Letakkan di bagian kulkas yang paling dingin.
Jauhkan dari buah dan sayuran penghasil gas etilen seperti alpukat, apel, dan tomat karena dapat mempercepat pembusukan dan membuat rasa wortel menjadi pahit. Dengan cara ini, wortel utuh dapat bertahan sekitar 3–4 minggu.
2. Menyimpan wortel kupas
Kulit wortel membantu menjaga kelembapan alaminya. Setelah dikupas, wortel lebih mudah kering sehingga perlu perlakuan khusus.
Cuci bersih wortel yang sudah dikupas, lalu simpan dalam wadah berisi air dingin dan letakkan di kulkas. Ganti air setiap beberapa hari untuk mencegah bakteri berkembang. Sebelum dikonsumsi, bilas kembali hingga bersih. Metode ini dapat menjaga kesegarannya hingga hampir satu bulan.
3. Menyimpan baby carrot
Baby carrot sebenarnya adalah wortel biasa yang telah dikupas dan dipotong kecil. Cara penyimpanannya sama seperti wortel kupas, yaitu dicuci bersih, direndam dalam air dingin di wadah tertutup, lalu disimpan di kulkas. Air perlu diganti secara berkala dan dibilas kembali sebelum dikonsumsi.
4. Menyimpan wortel yang sudah direbus
Biarkan wortel matang mendingin hingga suhu ruang sebelum dimasukkan ke kulkas. Setelah itu, simpan dalam wadah kedap udara. Wortel rebus umumnya dapat bertahan hingga empat hari.
5. Membekukan wortel
Untuk penyimpanan jangka panjang, wortel dapat dibekukan. Sebaiknya lakukan proses blansir terlebih dahulu agar rasa, warna, dan kandungan nutrisinya tetap terjaga.
Kupas dan potong wortel sesuai kebutuhan, lalu rebus selama 2–3 menit tergantung ukurannya. Segera pindahkan ke air es untuk menghentikan proses pemasakan. Tata potongan wortel di atas loyang dan bekukan sekitar tiga jam agar tidak saling menempel. Setelah itu, simpan dalam kantong kedap udara dan masukkan kembali ke freezer.
Dengan metode yang tepat, wortel bisa disimpan lebih lama tanpa kehilangan kesegaran dan kualitasnya.

