Mie Instan Bikin Usus Keriting? Pakar Bongkar Mitosnya!

Menu Atas

Mie Instan Bikin Usus Keriting? Pakar Bongkar Mitosnya!

Portal Andalas
Rabu, 11 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Mie instan memang jadi makanan favorit banyak orang. Dari anak kos yang lagi tipis dompet, pelajar begadang ngerjain tugas, sampai pekerja kantoran yang butuh makanan cepat, hampir semua pernah “diselamatkan” oleh semangkuk mie instan hangat. Tapi ada yang bilang kalau sering makan mie bisa bikin usus kita keriting. Nah, beneran nggak sih? Atau cuma mitos buat bikin kita nggak kebanyakan mie instan? Asal-usul Mitos “Usus Keriting” Mitos ini muncul karena bentuk mie instan yang keriting-keriting. Dulu, banyak orang percaya kalau makanan itu bisa “nyangkut” di usus dan bikin usus ikut keriting. Padahal, logikanya, usus manusia fleksibel banget. Bentuk makanan, entah bulat, panjang, kotak, atau keriting, bakal hancur saat dikunyah dan dicerna. Jadi jelas, usus nggak bakal berubah bentuk cuma gara-gara makan mie instan. Fakta Ilmiahnya Yang perlu diwaspadai bukan bentuk mienya, tapi kandungannya: Sodium tinggi: Konsumsi terlalu sering bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. MSG & bumbu instan: Aman asal tidak berlebihan, tapi beberapa orang mungkin sensitif—misal gampang haus atau sakit kepala. Kurang gizi seimbang: Mie instan mayoritas karbohidrat, jadi kalau dimakan tanpa tambahan sayur atau protein, tubuh bisa kekurangan nutrisi penting. Jadi kesimpulannya, mie instan nggak bikin usus keriting, tapi kalau dikonsumsi berlebihan, efeknya bisa ke kesehatan jangka panjang, bukan bentuk usus. Kenapa Masih Banyak Orang Percaya? Mitos seperti ini biasanya diciptakan sebagai “efek jera”. Dulu, orang tua sering pakai trik menakut-nakuti anak biar nggak terlalu doyan mie instan. Makanya, sampai sekarang, banyak orang masih percaya mitos ini. Selain itu, karena mie instan murah, cepat masak, dan enak, wajar kalau muncul mitos ekstrem agar orang lebih berhati-hati. Aman atau Tidak? Jawabannya: aman asal tidak terlalu sering. Para ahli menyarankan, makan mie instan 1–2 kali seminggu masih oke, tapi jangan tiap hari, apalagi setiap makan. Tips Biar Mie Instan Lebih Sehat: Tambahkan sayur seperti sawi, wortel, atau brokoli. Masukkan protein seperti telur, ayam, atau tahu. Kurangi bumbu instan, setengah sachet saja sudah cukup. Fun Fact: Sejarah Mie Instan Momofuku Ando menciptakan Nissin Chicken Ramen pertama kali pada 1958. Sejak itu, mie instan jadi makanan global populer. Tahun 1969, mie instan masuk ke Indonesia lewat Indomie. Karena populer, mie instan sudah jadi semacam budaya di Indonesia. Bahkan ada festival, varian rasa unik (misal rendang atau sambal matah), dan kreasi mie instan kekinian di kafe-kafe hits. Tips Biar Sensasi Makan Mie Instan Lebih Seru: Mie instan carbonara, pakai susu + keju. Mie goreng pedas dengan topping ayam Kentucky. Mie kuah tom yum homemade, pakai perasan jeruk nipis dan cabai segar. Hasilnya? Makin lezat, bisa lebih sehat, dan tentu lebih seru dinikmati!

Baca Juga