Portalandalas.com - Sebuah video singkat yang beredar di media sosial memperlihatkan seekor harimau Sumatera melintas di jalan tanah di wilayah Kabupaten Siak, Riau, pada Jumat (16/1/2026). Menyikapi kemunculan satwa dilindungi tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung melakukan penelusuran ke lokasi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan jejak harimau Sumatera di dua lokasi berbeda dengan jarak sekitar 1,8 kilometer. Jejak yang ditemukan memiliki ukuran kurang lebih 12 sentimeter. “Jejak harimau Sumatera ditemukan di dua titik dengan ukuran tapak sekitar 12 sentimeter,” ujar Kepala BBKSDA Riau, Supartono, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat.
Supartono menjelaskan, lokasi kemunculan harimau tersebut berada di akses jalan PT Bumi Siak Pusako (BSP), sebuah perusahaan milik BUMD Kabupaten Siak yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi. Ia menegaskan, area tersebut merupakan kawasan terbatas bagi aktivitas masyarakat dan termasuk dalam wilayah konservasi Taman Nasional Zamrud, Kabupaten Siak.
Menurutnya, Taman Nasional Zamrud merupakan salah satu habitat alami sekaligus wilayah jelajah harimau Sumatera yang masuk dalam kantong habitat Semenanjung Kampar. Oleh karena itu, keberadaan jejak harimau di kawasan tersebut dinilai masih dalam kategori wajar.
Dari hasil koordinasi dengan pihak PT BSP, diketahui bahwa kemunculan harimau tersebut pertama kali terlihat oleh seorang staf perusahaan yang kemudian merekam kejadian tersebut dalam sebuah video. “Penemuan jejak harimau di kawasan ini adalah hal yang lazim, mengingat Taman Nasional Zamrud memang menjadi habitat harimau Sumatera,” kata Supartono.
Selanjutnya, tim BBKSDA Riau mengimbau karyawan PT BSP agar tidak merekam maupun menyebarluaskan video penampakan harimau Sumatera. Langkah ini diambil untuk mencegah kepanikan di tengah masyarakat, menghindari beredarnya informasi yang tidak akurat, serta menjaga keselamatan satwa dilindungi tersebut.

