Penghargaan yang ditandatangani Menteri Kemendukbangga/Kepala BKKBN, Wihaji, pada 10 Desember 2025 itu diserahkan oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Mardalena Wati Yulia, kepada perwakilan PT Semen Padang, Nurwan. Penyerahan dilakukan dalam rangka Rakorda Program Bangga Kencana tingkat Provinsi Sumbar di Auditorium Gubernur Sumbar, Selasa (31/3/2026).
Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga dunia usaha sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar.
Ia menambahkan, perusahaan berkomitmen menjalankan program secara berkelanjutan, bukan sekadar seremonial. Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam mencegah stunting sejak dini, mulai dari pemenuhan gizi, menjaga lingkungan sehat, hingga rutin memeriksakan anak ke posyandu.
Win juga menjelaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh bantuan yang diberikan, tetapi juga sinergi berbagai pihak, seperti puskesmas, Semen Padang Hospital, kader kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat.
Sepanjang 2025, PT Semen Padang bersama Pemerintah Kota Padang dan Semen Padang Hospital memfokuskan Program GENTING di tiga kecamatan, yakni Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung. Program ini menyasar sembilan penerima manfaat, khususnya ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK).
Melalui program tersebut, para penerima manfaat mendapatkan dukungan nutrisi secara berkelanjutan hingga masa persalinan. Selain itu, dua di antaranya juga memperoleh bantuan pembangunan jamban guna meningkatkan sanitasi lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa penanganan stunting tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga faktor lingkungan.
Sebelumnya, kontribusi PT Semen Padang juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Solok atas perannya sebagai Orang Tua Asuh dalam program percepatan penurunan stunting di daerah tersebut.
Menurut Win, dukungan terhadap Program GENTING sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan pembangunan berbasis keluarga. Ia menilai investasi pada generasi sejak dini merupakan langkah strategis untuk menciptakan bangsa yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, turut mengapresiasi seluruh mitra, termasuk PT Semen Padang, atas kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah, khususnya percepatan penurunan stunting.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Mardalena Wati Yulia, juga menyampaikan apresiasi atas konsistensi perusahaan dalam mendukung program kependudukan dan pembangunan keluarga. Ia menilai keterlibatan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan program di daerah.
Dalam Rakorda Bangga Kencana tersebut, dipaparkan capaian tahun 2025 sekaligus strategi ke depan dengan sejumlah indikator yang menunjukkan hasil positif. Capaian tersebut didukung oleh peran ratusan penyuluh KB dan ribuan Tim Pendamping Keluarga yang aktif di lapangan.
Ke depan, Kemendukbangga/BKKBN akan terus mendorong implementasi lima program prioritas, yakni GENTING, TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), serta layanan konsultasi keluarga berbasis kecerdasan buatan.
Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, diharapkan berbagai program tersebut mampu mempercepat terwujudnya keluarga berkualitas sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.
