Portalandalas.com - Indonesia tercatat sebagai negara penghasil nanas terbesar di dunia dengan produksi lebih dari 3,2 juta ton setiap tahun. Prestasi ini menempatkan Indonesia di peringkat pertama secara global, melampaui negara-negara produsen nanas lainnya di kawasan tropis.
Keunggulan tersebut ditopang oleh kondisi iklim tropis yang ideal, kesuburan tanah, serta keberadaan perkebunan nanas berskala besar yang tersebar di berbagai wilayah. Nanas pun menjadi komoditas strategis yang berperan penting dalam menopang perekonomian pedesaan dan memperkuat sektor pertanian nasional.
Dalam skala global, produksi nanas dunia didominasi oleh negara-negara di kawasan Asia, Amerika Latin, dan Afrika. Faktor kesesuaian iklim menjadikan wilayah-wilayah tersebut sebagai pusat utama budidaya nanas dunia.
Setelah Indonesia, Filipina dan Kosta Rika mencatatkan produksi mendekati tiga juta ton per tahun, disusul Brasil dengan produksi lebih dari dua juta ton. Selain itu, China, India, Thailand, dan Nigeria juga termasuk dalam jajaran negara produsen utama nanas dunia.
Dengan status sebagai pemimpin produksi global, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat ekspor, mengembangkan industri pengolahan, serta mendorong inovasi produk berbasis nanas, sehingga mampu unggul tidak hanya dari sisi volume produksi, tetapi juga dari nilai tambah dan daya saing di pasar internasional.

