Bangko Makin Rapi? Kios Buah dan Cinderamata Dialihkan ke Lokasi Baru

Menu Atas

Bangko Makin Rapi? Kios Buah dan Cinderamata Dialihkan ke Lokasi Baru

Portal Andalas
Rabu, 14 Januari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Bangko – Bupati Merangin H M Syukur bersama Wakil Bupati H A Khafid terus melakukan berbagai langkah untuk mewujudkan Kota Bangko yang lebih tertib, indah, dan menarik. Upaya penataan kawasan perkotaan tersebut dilakukan secara bertahap. Sebanyak 11 kios penjual buah yang sebelumnya berada di depan Pasar Lereng, kawasan Pasar Bawah, kini resmi dipindahkan ke lokasi baru di Pusat Pasar Buah dan Aksesori Cinderamata yang berada di dekat Pos Polisi Pasar Bawah Bangko, pada Kamis (08/01). Bupati Merangin menyampaikan rasa syukur karena area bekas kios buah tersebut kini telah bersih. Menurutnya, pemindahan kios dilakukan agar kawasan tersebut lebih tertata rapi serta memberikan ruang yang lebih luas bagi badan jalan. Pernyataan ini disampaikan melalui Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Merangin, Andrei. Andrei menjelaskan, lahan bekas kios buah akan dimanfaatkan sebagai area parkir Pasar Bawah Bangko. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat menghidupkan kembali aktivitas Pasar Lereng yang selama ini kurang termanfaatkan secara optimal. Proses pemindahan kios buah tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari lurah, camat, hingga UPTD Pasar. Andrei juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup Merangin yang dengan cepat melakukan pembersihan sampah sisa pemindahan kios. Di sisi lain, Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni, yang turut memantau proses relokasi, menyampaikan bahwa kios-kios cinderamata dan aksesori yang berada di sebelah kios buah, tepat di depan Masjid Raya Al Istiqomah Pasar Bawah Bangko, juga akan segera ditata. Dalam waktu dekat, kios-kios cinderamata dan aksesori tersebut akan dipindahkan ke Pusat Pasar Buah dan Aksesori Cinderamata di sekitar Pos Polisi Pasar Bawah Bangko. Sekda menegaskan, pemindahan kios tersebut dilakukan untuk pembangunan trotoar, karena sejak awal kawasan tersebut memang diperuntukkan bagi pejalan kaki, bukan sebagai lokasi berjualan.

Baca Juga