Bukan Sekadar Nama Rumah Sakit, Dr. M. Djamil Pernah Harumkan Indonesia di Dunia

Menu Atas

Bukan Sekadar Nama Rumah Sakit, Dr. M. Djamil Pernah Harumkan Indonesia di Dunia

Portal Andalas
Selasa, 30 Desember 2025
Bagikan:

Portalandalas.com - Nama Dr. M. Djamil selama ini lekat sebagai Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) rujukan utama di Sumatera Barat. Namun, di balik penamaan besar itu tersimpan jejak luar biasa seorang tokoh bangsa yang pernah mengangkat nama Indonesia di panggung kedokteran internasional. Dr. Mohammad Djamil, DPH (1898–1962) adalah putra Minangkabau yang menorehkan tonggak sejarah penting. Ia menjadi orang Minang pertama—bahkan salah satu putra terbaik Indonesia—yang berhasil meraih dua gelar doktor kedokteran dari dua benua berbeda: Eropa dan Amerika Serikat. Pencapaian ini menempatkannya sebagai intelektual medis berpengaruh pada masanya. Usai menamatkan pendidikan dasar kedokteran di STOVIA, Batavia, Dr. Djamil melanjutkan studi ke Belanda. Pada 31 Mei 1932, ia sukses menyandang gelar Doctor Medicinae Internae Ziekten dari Universitas Utrecht. Namun, prestasi tersebut tidak membuatnya berhenti mengembangkan diri. Dengan beasiswa dari Yayasan Rockefeller, Dr. Djamil melangkah ke Amerika Serikat. Di Universitas Johns Hopkins—salah satu pusat pendidikan kedokteran terkemuka dunia—ia kembali mencetak sejarah. Pada 12 Juni 1934, ia resmi meraih gelar Doctor of Public Health (DPH) setelah mempertahankan disertasi di bidang bakteriologi. Capaian itu menjadikan Dr. M. Djamil sebagai orang Indonesia pertama yang memiliki dua gelar doktor dari luar negeri, sebuah prestasi langka yang hingga kini masih jarang tertandingi. Sekembalinya ke Indonesia, Dr. Djamil mengabdikan seluruh pengetahuan dan pengalamannya untuk kepentingan masyarakat. Ia dikenal sebagai pakar malaria yang progresif. Salah satu inovasinya adalah pemanfaatan dedak sebagai cara sederhana namun efektif untuk memberantas jentik nyamuk, yang terbukti mampu menekan angka penyebaran malaria di berbagai wilayah. Perannya tak berhenti di dunia kesehatan. Dr. Djamil juga berkontribusi besar dalam pemerintahan dan pendidikan. Ia pernah menjabat sebagai Residen Sumatera Barat serta Gubernur Militer Sumatera Tengah, dan menjadi tokoh perintis berdirinya Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Kombinasi antara kecemerlangan akademik bertaraf dunia, dedikasi sosial, dan kepemimpinan nasional menjadikan Dr. M. Djamil sosok panutan lintas generasi. Penetapan namanya sebagai RSUP Dr. M. Djamil Padang merupakan bentuk penghormatan atas jasa besar seorang putra Minangkabau yang mendedikasikan hidupnya bagi ilmu pengetahuan dan kemajuan bangsa Indonesia.

Baca Juga